Sambut Ramadhan BMIWI Gelar Tarhib Ramadhan dan Rapat Pleno
BULAN suci Ramadhan merupakan momentum istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperdalam nilai-nilai spiritualitas. Dalam rangka menyambut bulan penuh berkah ini, Badan Musyawarah Islam Wanita Indonesia (BMIWI) Pusat menggelar acara Tarhib Ramadhan pada Kamis (27/2/2025).
Mengusung tema “Bersama Keluarga Meraih Predikat Taqwa,” acara ini menghadirkan Dr. Ustzh. Hj. Sabriati Azis, M.Pd.I., sebagai pembicara utama melalui platform Zoom.
Dalam pemaparannya, Dr. Hj. Sabriati Azis, M.Pd.I,. menekankan pentingnya mengisi hari-hari di bulan Ramadhan dengan aktivitas yang produktif.
Ia menguraikan bahwa Ramadhan bukan sekadar bulan menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momen refleksi diri serta peningkatan kualitas kehidupan spiritual dan sosial.
“Mengisi bulan Ramadhan dengan membaca Al-Qur’an dan tafsirnya, mengikuti kajian, membantu sesama, serta meningkatkan kapasitas diri adalah langkah nyata menuju predikat takwa,” ungkapnya.
Sebagai aktivis perempuan yang kerap terlibat dalam berbagai aksi kemanusiaan, Sabriati Azis juga memberikan beberapa strategi untuk memaksimalkan ibadah di bulan Ramadhan. Ia menggarisbawahi empat langkah utama, Pertama, yakni memperbaiki dan memperbaharui niat agar setiap ibadah memiliki makna yang lebih dalam dan berorientasi kepada Allah SWT.
Kedua, menciptakan lingkungan yang kondusif untuk beribadah, baik dalam lingkup keluarga maupun komunitas. Ketiga, membuat target ibadah sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan kualitas diri, dan, terakhir, berdzikir dan berdoa untuk memohon taufiq dan keistiqamahan dalam menjalankan ibadah.
Selain aspek spiritual, acara ini juga menjadi ajang evaluasi dan transformasi organisasi bagi BMIWI dengan rangkaian rapat pleno.
Dalam sambutannya, Ketua Presidium BMIWI Pusat, Dr. Reny Susilowati Latip, M.Pd.I., menyoroti langkah-langkah strategis yang tengah dilakukan oleh organisasi guna meningkatkan efektivitas kinerja.
“Rapat pleno yang dirangkaikan dengan Tarhib Ramadhan ini bertujuan untuk mengevaluasi program yang telah dijalankan serta mematangkan rencana ke depan,” jelasnya.
Penyegaran kepengurusan BMIWI menjadi salah satu fokus utama dalam upaya memperkuat struktur organisasi. Dengan adanya reformasi internal, diharapkan BMIWI dapat lebih adaptif dalam menjawab tantangan sosial dan keagamaan di era modern.
“Transformasi ini bukan sekadar rotasi kepemimpinan, tetapi juga upaya untuk meningkatkan sinergi dan efektivitas organisasi dalam menjalankan misi dakwah dan sosial,” tambah Dr. Reny Susilowati Latip.
Melalui rangkaian acara ini, Reny berharap, BMIWI terus melaju dalam meneguhkan peran strategisnya dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya Ramadhan sebagai momentum refleksi dan transformasi.
Dengan sinergi antara penguatan spiritualitas individu dan optimalisasi kinerja organisasi, BMIWI menegaskan komitmennya dalam menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas ibadah dan solidaritas sosial selama bulan suci Ramadhan.*/Mujahid Mansur